Amuntai (MTsN 5 HSU) – Kurang lebih sekitar 100 siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Hulu Sungai Utara (MTsN 5 HSU) yang tergabung dalam estrakurikuler Pramuka mendapatkan materi kecakapan khusus pramuka tingkat penggalang yaitu kecakapan menjahit, Jumat (09/11/24) sore di halaman mushola madrasah.
Diungkapkan Pembina pramuka Jamiatul Huda, S.Psi kemampuan menjahit bagi seorang pramuka merupakan salah satu dari Syarat Kecakapan Khusus (SKK) yang harus dipenuhi untuk naik tingkat ke jenjang selanjutnya.
“Menjahit merupakan salah satu SKK dalam disiplin pramuka yang harus dikuasai oleh anggotanya. Dalam tingkat awal, minimal anggota pramuka bisa menjahit sendiri pakaiannya yang sobek,” jelasnya.
Huda melanjutkan, kemampuan menjahit akan sangat berguna bagi seorang pramuka dalam bumi perkemahan apalagi jika dilaksanakan di dalam hutan dikarenakan sangat memungkinkan ada pakaian yang robek ketika kegiatan-kegiatan pramuka tersebut.
“Kecakapan menjahit ini sangat berguna bagi anak pramuka baik dalam kegiatan pramuka maupun di luar itu. Misalnya ketika berkemah, sangat memungkinkan ada pakaian atau kemah yang sobek dan harus dijahit,” lanjutnya.
Sementara salah satu siswi yang yang ditemui tim jurnalis MTsN 5 HSU saat berlatih menjahit Risya kelas VIII B mengatakan bahwa mereka sangat senang mendapatkan materi SKK yang sangat penting tersebut. “Materi SKK hari ini sangat menyenangkan dan sangat bermanfaat bagi kami. Selain untuk menambah kecakapan, juga sebagai pemenuhan syarat untuk naik tingkat,” tukasnya.
(rep/ft: Fauzi)

