Amuntai (MI Integral Al-Ukhuwwah) – Kepala MI Integral Al-Ukhuwah, Ustadzah Hj. Muhsinah, S.Pd.I, menghadiri rapat koordinasi Kepala Madrasah yang diselenggarakan oleh AKntor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara di aula Kemenag HSU, Kamis, (7/11/24).
Acara tersebut dihadiri oleh para kepala RA, MIN/MIS, MTsN/MTs, MN/MAS di lingkungan Kementerian Agama Hulu Sungai Utara, dengan tujuan untuk memperkuat sinergi antar lembaga pendidikan dan menyelaraskan program kerja tahun 2025.
Rapat membahas beberapa poin penting terkait kebijakan dan program baru yang akan diimplementasikan pada tahun mendatang. Salah satu fokus utama adalah penerapan pembelajaran anti korupsi sebagai bagian dari kurikulum sekolah.
Program tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya korupsi serta mengajarkan nilai-nilai integritas dan kejujuran sejak dini. Para peserta rapat sepakat bahwa pendidikan karakter, khususnya terkait anti korupsi, sangat penting untuk membentuk generasi penerus yang bermoral dan berintegritas.
Selain itu, pihak Kementerian Agama juga mengumumkan peniadaan aplikasi Simpatika mulai tahun 2025. Sebagai pengganti, sistem baru akan dikembangkan untuk mempermudah proses administrasi bagi para guru dan tenaga kependidikan. Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi beban administratif dan memberikan lebih banyak waktu kepada guru untuk fokus pada proses pembelajaran.
Dalam pertemuan tersebut, disampaikan pula bahwa kurikulum Merdeka yang saat ini masih digunakan, akan digantikan dengan kurikulum baru bernama Kurikulum Ful-Ful. Kurikulum Ful-Ful, yang memiliki pendekatan berbeda, menitikberatkan pada pembelajaran terintegrasi dan menyesuaikan kebutuhan siswa di lingkungan madrasah.
“Selamat tinggal Kurikulum Merdeka, dan selamat datang Kurikulum Ful-Ful” adalah salah satu seruan dari para peserta rapat sebagai bentuk optimisme terhadap kurikulum yang dianggap lebih relevan untuk kebutuhan madrasah.
Ustadzah Hj. Muhsinah, S.Pd.I, menyatakan komitmennya untuk segera mengkoordinir para wakil kepala madrasah (Wakamad) di MI Integral Al-Ukhuwah guna memastikan seluruh program baru langsung terimplementasi secara efektif pada semester genap tahun pembelajaran 2024/2025.
“Kami siap menjalankan program-program ini demi kemajuan pendidikan dan penguatan karakter siswa. Dengan dukungan para wakamad, kami telah menyiapkan langkah-langkah konkret untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Melalui rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Hulu Sungai Utara dapat bersiap menjalankan berbagai program dan kebijakan baru. Dengan demikian, pendidikan madrasah akan semakin maju dan mampu mencetak generasi yang berkualitas, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan di masa depan.
Penulis : Diyah
Foto : Ustadzah Muhsinah
Editor: Rima

