Babirik (MTsN 3 HSU)- MTsN 3 Hulu Sungai Utara menggelar tausiyah Ramadan dalam rangka mengawali rangkaian kegiatan pembelajaran bulan suci 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (23/02/26) di Aula Madrasah MTsN 3 Hulu Sungai Utara, bertepatan dengan 5 Ramadan 1447 H, dan diikuti oleh seluruh guru serta siswa dengan penuh khidmat.
Tausiyah yang disampaikan oleh Hairun Nazmi menekankan bahwa kewajiban puasa telah dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, yang menegaskan bahwa tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang bertakwa.
“Ramadan adalah madrasah kehidupan. Puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi proses pembentukan takwa. Inilah momentum untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujarnya.
Dalam penyampaiannya, ia menjelaskan bahwa puasa memiliki tiga tingkatan. Pertama, puasa orang awam, yaitu sekadar menahan lapar dan dahaga. Kedua, puasa khawas, yakni puasa yang mampu menjaga anggota tubuh dari perbuatan dosa. Untuk menyempurnakan puasa, seseorang harus menjaga lisan dari menyakiti orang lain, menjaga pandangan dengan memperbanyak membaca Al-Qur’an, menjaga pendengaran dari hal yang tidak baik, serta memastikan berbuka dengan makanan yang halal. Ketiga, puasa khawasul khawas, yaitu puasa orang-orang yang mampu menjaga hati dari segala penyakit batin.
Selain itu, Hairun Nazmi juga menganjurkan agar seluruh siswa memperbanyak shalat berjamaah yang memiliki keutamaan 27 derajat lebih tinggi dibandingkan shalat sendiri. Ia menegaskan bahwa shalat berjamaah, shalat sunnah, zikir, istigfar, dan sedekah merupakan amalan utama di bulan Ramadan yang dapat menjadi sebab terhindar dari siksa kubur, menerima kitab amal dengan tangan kanan, serta dimudahkan saat melewati shiratal mustaqim.
“Shalat berjamaah bukan hanya menambah pahala 27 derajat, tetapi juga menjadi cahaya bagi kita di alam kubur dan di hari akhir nanti,” tambahnya.
Melalui kegiatan tausiyah ini, diharapkan seluruh siswa MTsN 3 Hulu Sungai Utara semakin disiplin dalam beribadah, menjaga akhlak, serta menjadikan Ramadan sebagai jalan menuju takwa dan keselamatan akhirat.

