Rantau Karau Raya (MA Bustanul Ulum) – Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum memberikan apresiasi tinggi kepada para pendidik tenaga kependidikan (PTK) dan siswa atas capaian gemilang dalam rangka Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara. Apresiasi ini berupa penyerahan uang pembinaan kepada para juara di lapangan MA Bustanul Ulum Rantau Karau Alabio, Senin, (27/01/26)
Kepala MA Bustanul Ulum Rantau Karau Alabio, Hj. Sri Wahyuni, menyampaikan rasa bangga atas dedikasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat. “Prestasi ini merupakan bukti bahwa MA Bustanul Ulum dapat bersaing di tingkat kabupaten. Semoga capaian ini menjadi pelecut semangat untuk meraih prestasi yang lebih baik lagi pada ajang-ajang berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Madrasah bidang Kehumasan, Aditiya Fauzan, merinci sejumlah prestasi yang berhasil diraih. Untuk kategori PTK, MA Bustanul Ulum mencatatkan juara 1 pada cabang badminton ganda puteri, juara 2 Humas Award kategori kontributor berita Madrasah Aliyah kategori berita teks, serta juara 3 bersama tenis meja tunggal puteri.
Tidak kalah membanggakan, siswa-siswi MA Bustanul Ulum juga menorehkan prestasi di berbagai cabang. Mereka berhasil meraih juara 2 badminton ganda puteri, juara 3 bersama voli putera, juara 3 bersama tenis meja tunggal puteri, juara 3 bersama tenis meja tunggal putera, juara harapan 1 MTQ puteri, juara harapan 1 syarhil Qur’an, juara harapan 1 tahfidz puteri, serta juara harapan 2 tahfidz putera.
Aditiya Fauzan menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat juang seluruh warga madrasah. “Prestasi yang diraih pada ajang HAB ke-80 ini adalah bukti nyata komitmen PTK dan siswa dalam mengharumkan nama madrasah. Kami berharap ke depan semakin banyak torehan prestasi yang dapat dicapai,” ungkapnya.
Dengan deretan penghargaan tersebut, MA Bustanul Ulum semakin meneguhkan posisinya sebagai salah satu madrasah yang mampu berkompetisi dan berprestasi di tingkat kabupaten, sekaligus menjadi inspirasi bagi madrasah lain di daerah. (Rep/Ft : Adit/Tim Humas)

