Validasi ASAS Ganjil, Wakakur: Kesiapan CBT- E-learning Jadi Prioritas

Amuntai (MTsN 2 HSU) – Wakil Kepala Madrasah (Wakamad) Kurikukum/Akademik MTsN 2 Hulu Sungai Utara (HSU) Khairiyanti Su’da mengatakan validasi Assesmen Sumatif Akhir Semestar (ASAS) ganjilkesiapan menggunakan aplikasi Computer Based Training (CBT) android E-learning menjadi prioritas.

Dikatakannya, MTsN 2 HSU akan melaksanakan ASAS ganjil berbasis Android dengan menggunakan aplikasi CBT- E-learning. “Segala hal terkait dengan assessmen harus betul-betul dipersiapkan dan diperhitungkan terlebih kelas VII sebagai peserta ASAS ganjil menjadi prioritas,“ ujarnya saat mengkoordinasikan dan sinkronisasi ASAS ganjil bersama wali kelas dan guru mata pelajaran, Rabu (19/11/25) di aula madrasah.

Lebih lanjut ditambahkannya, sebelum pelaksanakan ASAS ganjil uji validasi soal dan kesiapan menggunakan di aplikasi CBT- E-learning harus sudah dipastikan agar pada saat pelaksananaan ASAS. tidak ada lagi kendala. “Meskipun ada cepat teratasi,” tambahnya.

Guru MTsN 2 HSU Ekriyani menuturkan, seluruh siswa sebagai peserta ASAS ganjil harus di cek kesiapan mereka mengikuti ujian dan keaktifan mereka menggunakan aplikasi CBT- E-learning. “Siswa yang tidak aktif, wali kelas dan guru mata pelajaran agar saling berkoordinasi dan bekerjasama membantu solusinya apa kendalanya agar semua siswa bisa aktif serta  mengikuti asessmen,” tuturnya.

Selanjutnya, Ekri mengingatkan tata cara/teknik membuka aplikasi menggunakan username dan password untuk login dan menjawab materi soal-soal. “Perhatikan betul-betul teknik menjawab soal, nomor urut, kode token (kode untuk memasukkan password), jangan sampai siswa keliru,” ingatnya.

Sementara beberapa wali kelas dan guru Mata Pelajaran Normalianti dan yang lainnya menyatakan kesiapan mereka menggunakan aplikasi CBT- E-learning untuk ASAS ganjil dan telah mencek keaktifan kelas melalui uji validasi soal CBT- E-learning. “Alhamdulillah, hampir 100 persen siswa aktif dan siap mengikuti ASAS ganjil menggunakan aplikasi CBT- E-learning, hanya beberapa siswa yang terkendala, namun mereka sudah di bimbing/diarahkan, semoga semuanya berjalan lancar seperti yang diharapkan,”  pungkas mereka.  (Rep:Salam/Ft:Radi)