Bantuan Komputer dari Kemenag RI Dorong Digitalisasi dan Suksesnya TKA di MA Mathla’ul Anwar

Amuntai (kemenag HSU) – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) di MA Mathla’ul Anwar berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini tidak lepas dari pemanfaatan bantuan sarana prasarana (sarpras) berupa 20 unit komputer dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) yang diterima madrasah beberapa waktu lalu.

Bantuan tersebut menjadi bukti nyata komitmen Kemenag RI dalam memperkuat ekosistem pembelajaran digital di madrasah, sekaligus mendukung pelaksanaan TKA yang efisien dan merata di seluruh Indonesia.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), H. Farid Wijdan, yang melakukan monitoring pada hari pertama pelaksanaan TKA, mengungkapkan bahwa seluruh proses berjalan lancar.

“Monitoring hari pertama menunjukkan bahwa bantuan komputer dari Kemenag RI telah membantu pelaksanaan TKA dengan baik. Setiap sesi tes dapat dijalankan tanpa hambatan teknis. Ini menunjukkan bahwa program bantuan sarpras sangat berdampak positif bagi madrasah dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang modern dan mendukung digitalisasi,” ujar Farid.

Sementara itu, Kepala MA Mathla’ul Anwar, Jazul Akhyar, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan pemerintah. Menurutnya, bantuan ini tidak hanya bermanfaat untuk pelaksanaan TKA, tetapi juga akan menjadi modal penting bagi penguatan pembelajaran berbasis teknologi di madrasah.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan 20 unit komputer dari Kemenag RI melalui Kankemenag Kab. HSU. Sebelumnya, keterbatasan perangkat menjadi kekhawatiran kami dalam pelaksanaan TKA. Kini, seluruh siswa dapat mengikuti tes dengan lancar. Ke depan, perangkat ini akan kami manfaatkan untuk pembelajaran berbasis TIK agar siswa lebih siap menghadapi tantangan zaman,” ungkap Jazul.

Kepala Kantor Kemenag Kab. HSU, Hj. Nahdiyatul Husna, memberikan apresiasi kepada MA Mathla’ul Anwar yang telah proaktif mengajukan proposal sarpras. Ia menegaskan bahwa inisiatif madrasah dalam mengidentifikasi kebutuhannya merupakan langkah penting dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“Kami mengapresiasi MA Mathla’ul Anwar yang tanggap terhadap kebutuhan sarpras dan berinisiatif mengajukan proposal. Program bantuan ini adalah bentuk nyata komitmen Kemenag RI untuk memastikan setiap madrasah memiliki infrastruktur yang memadai guna mendukung pelaksanaan TKA yang berkualitas dan setara di seluruh Indonesia,” ujar Husna.

Program bantuan sarpras madrasah merupakan bagian dari strategi Kemenag RI untuk memperkuat kualitas pendidikan berbasis digital di madrasah. Melalui distribusi perangkat teknologi ke satuan pendidikan yang masih memiliki keterbatasan, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan fasilitas antar madrasah, serta seluruh siswa dapat menikmati kesempatan belajar dan berkompetisi secara setara.

Rep/Ft: Alfi