Tingkatkan Kemampuan Hafalan Al Qur’an Siswa, MTsN 2 HSU Programkan Si  Darling

Amuntai (MTsN 2 HSU) – Dalam rangka meningkatkan kemampuan menghafalan Al Qur’an siswa, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Hulu Sungai Utara (HSU) memprogramkan sistem tadarus dan tahfiz keliling (Si Darling), Jum’at (10/10/25) di aula madrasah.

Kepala MTsN 2 HSU Siti Lamsinah mengatakan, program si darling yang akan dilaksanakan setiap hari Sabtu dengan keliling ke rumah/tempat siswa secara bergiliran. “Dengan suasana yang berbeda, mudahan siswa lebih semangat dan antusias melakukan tadarus serta meningkatkan kemampuan menghafal Al Qur’an mereka,” ujar kamad disambutannya pada kegiatan pertemuan komite dan madrasah.

Lebih lanjut ditambahkannya, program si darling bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Al Qur’an dan memperdalam pemahaman agama di kalangan siswa. “Ini menjadi sarana bagi para siswa untuk lebih mendekatkan diri dengan Al Qur’an dan memperkuat hafalan mereka, memahami isi dan makna kandungannya sehingga bisa menerapkan dalam kehidupan mereka” tambahnya.

Selain itu, kamad menuturkan pertemuan komite dan madrasah bertujuan untuk memperkuat sinergi pihak komite dan madrasah dalam mendukung pembinaan keagamaan, khususnya dalam peningkatan kemampuan hafalan Al Qur’an di kalangan siswa.

Selanjutnya kamad menyampaikan apresiasi atas dukungan komite terhadap berbagai program keagamaan di madrasah. “Dukungan komite, para orang tua terhadap anak-anak mereka sangat membantu kelancaran dan suksesnya  program si darling,” sampainya.

Merespon hal tersebut ketua komite MTsN 2 HSU Sugianor menyatakan program si darling memberikan motivasi dan semangat memahami, membaca dan menghafal Al Qur’an. “Kami setuju dan mendukung dengan program si darling, anak-anak akan lebih semangat dan antusias tadarus, muraja’ah dan meningkatkan kemmpuan menghafal Al Qur’an, mudah-mudahan ini berjalan kontinyu/ terus-menerus,” pungkasnya.

Pertemuan komite dan madrasah dihadiri oleh kepala MTsN 2 HSU, pengurus komite, para Wakil Kepala Madrasah (Wakamad), orang tua siswa kelas tahfiz dan guru pembimbing tahfiz.  (Rep:Salam/Ft:Radi).