Banjarmasin (Kemenag HSU) – Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara, Bunyamin, turut hadir dalam Rapat Koordinasi Bidang Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Operator Aplikasi Sistem Informasi dan Administrasi Guru Agama (SIAGA) Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (23/9/2025), bertempat di Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan.

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, H. Ahmad Sawiti, didampingi Ketua Tim PAPKIS beserta anggota. Dalam arahannya, Ahmad Sawiti menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, rakor menjadi sarana evaluasi program PAI yang telah berjalan selama delapan bulan serta untuk menyiapkan program tahun 2026.
“Koordinasi ini menjadi sarana evaluasi sekaligus perencanaan ke depan. Semua pihak, baik seksi PAI maupun operator, harus memiliki kesamaan visi agar pelayanan pendidikan agama semakin baik dan terukur. Data yang akurat dari operator SIAGA akan sangat membantu pengambilan kebijakan di tingkat pusat maupun daerah,” ungkap Ahmad Sawiti.
Sementara itu, Ketua Tim PAI, Hj. Fahrina, menyampaikan bahwa pihaknya bersyukur dapat merealisasikan pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) GPAI Non PNS dengan lancar. Hal ini menunjukkan komitmen dalam mendukung kesejahteraan guru PAI dan kelancaran program pendidikan agama.

Dalam kesempatan yang sama, Kasi PAI Kemenag Kabupaten Hulu Sungai Utara, Bunyamin, menyampaikan pentingnya keberlanjutan program peningkatan kompetensi guru.
“Kami berharap proses akselerasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) bagi guru PAI dapat terus diprogramkan hingga tahun-tahun mendatang. Setelah Batch 3 ini masih banyak guru PAI, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara, yang belum berkesempatan mengikuti PPG. Karena itu, dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak sangat diperlukan agar pelaksanaan PPG tetap dapat berjalan dan memberi dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru PAI,” tutur Bunyamin.

Rapat koordinasi diikuti oleh perwakilan seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama serta memperkuat konsolidasi terkait aplikasi SIAGA sebagai sarana administrasi digital yang efektif dan efisien.
Rep : Adit
Foto : Kontri

