Amuntai-(MTsN 4 HSU) Kabar membanggakan kembali datang dari Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 4 Hulu Sungai Utara (HSU). Salah satu siswinya, Zulfa Hafizah, kelas 9C, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang Lomba Melukis Poster dengan tema Anti Korupsi dan Gratifikasi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Lomba yang digelar dalam rangka menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap bahaya korupsi ini diikuti oleh perwakilan siswa-siswi terbaik dari berbagai kabupaten dan kota. Sebelum melangkah ke provinsi, Zulfa terlebih dahulu tampil sebagai Juara 1 pada tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara, sehingga dipercaya untuk mewakili daerahnya bersaing di ajang yang lebih besar.
Kepala MTsN 4 HSU, H. Ahmad Sapawiyansah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian yang diraih Zulfa.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi madrasah dan juga Kabupaten Hulu Sungai Utara. Zulfa telah membuktikan bahwa dengan kesungguhan dan keberanian mencoba, kita bisa menghasilkan karya yang berkelas. Tema anti korupsi dan gratifikasi ini sangat penting untuk ditanamkan sejak dini, dan melalui karya seni, pesan itu bisa disampaikan dengan lebih kuat. Semoga Zulfa terus berkembang dan prestasi ini memotivasi siswa lainnya,” ujar Kamad.
Zulfa Hafizah sendiri merasa pencapaian ini di luar dugaan. Ia mengaku awalnya sempat ragu karena belum pernah mengikuti lomba serupa, apalagi menggunakan media cat air untuk melukis. Ditambah lagi, waktu yang diberikan panitia cukup terbatas sehingga membuat dirinya harus benar-benar fokus dalam menuangkan ide.
“Saya tidak menyangka bisa meraih juara dua di tingkat provinsi. Waktu melukisnya terbatas, sementara saya juga masih belajar menggunakan cat air. Ini pengalaman pertama saya ikut lomba menggambar atau melukis di ajang resmi. Alhamdulillah hasilnya bisa sampai sejauh ini. Saya bersyukur sekali dan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung saya,” ungkap Zulfa penuh rasa syukur.
Lebih lanjut, Zulfa menyampaikan harapannya untuk terus meningkatkan keterampilan melukisnya. Ia ingin menjadikan pengalaman ini sebagai langkah awal untuk mengasah bakat dan berpartisipasi lagi di kompetisi-kompetisi yang akan datang.
“Ke depan saya berharap bisa lebih sering berlatih agar kemampuan saya meningkat. Kalau ada kesempatan, saya ingin kembali ikut lomba serupa, semoga bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” tambahnya.
Keberhasilan Zulfa ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di MTsN 4 HSU. Meski berangkat dari keterbatasan pengalaman, semangat untuk mencoba dan belajar justru membuka jalan menuju prestasi gemilang. Pihak Madrasah berharap pencapaian ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus mengembangkan bakat dan keberanian, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Selain menjadi ajang kompetisi, lomba melukis poster anti korupsi ini juga memiliki pesan moral yang kuat. Melalui karya seni, nilai-nilai kejujuran, integritas, dan penolakan terhadap praktik korupsi serta gratifikasi bisa ditanamkan pada generasi muda. Dengan demikian, mereka tidak hanya berprestasi di bidang seni, tetapi juga ikut serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya hidup bersih dari korupsi.
Penulis: Yuan
Foto: Rifki

