Amuntai (Kemenag HSU) – Sebanyak 282 ASN baru yang terdiri dari 29 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan 253 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara (Kankemenag HSU) mengikuti pembukaan serentak Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS dan Orientasi PPPK Tahun 2025. Kegiatan digelar secara daring melalui platform Zoom Meeting yang terpusat di Aula MTsN 2 Hulu Sungai Utara pada Senin (14/07/25).
Pelaksanaan ini merupakan bagian dari pembukaan nasional yang diikuti oleh 17.221 CPNS dan 71.455 PPPK Kementerian Agama dari seluruh Indonesia. Acara dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, KH. Nasaruddin Umar, yang menandai pembukaan dengan penyematan tanda pengenal secara simbolis kepada tiga perwakilan peserta, sebagai pertanda dimulainya rangkaian latsar dan orientasi secara resmi.
Dalam sambutannya, Menteri Agama menegaskan pentingnya mentalitas pengabdian dan profesionalisme yang harus dimiliki oleh ASN baru. Ia meminta agar ASN Kementerian Agama, meskipun masih baru, tidak menyembunyikan potensi dan kemampuan diri.
“Jangan simpan keahlian, demonstrasikan kemampuan terbaik kalian. Kalau ada yang ahli IT, bantu kami yang masih gagap teknologi. Tunjukkan kemampuan, insyaallah akan ada penugasan khusus. Saya optimis wajah-wajah baru ini adalah wajah-wajah produktif yang akan membawa Kemenag semakin melejit ke depan,” tegas Menag.
Menag juga menekankan pentingnya rasa malu sebagai bagian dari etika ASN. “Jangan sampai kita kehilangan rasa malu sebagai pegawai Kemenag. Jadilah contoh di tengah masyarakat, junjung tinggi peraturan kantor, dan bersikap sabar serta tidak pamrih dalam menjalankan tugas,” pesannya.
Di lingkungan Kankemenag HSU, kegiatan ini difasilitasi langsung oleh Subbagian Tata Usaha dan dihadiri oleh Kepala Kankemenag HSU Hj. Nahdiyatul Husna. Ia turut menyaksikan pembukaan secara daring bersama seluruh peserta sebagai bentuk dukungan penuh terhadap pelaksanaan pembinaan ASN baru.
“Pelatihan dasar dan orientasi ini menjadi bekal awal yang sangat penting bagi ASN baru untuk memahami arah kebijakan instansi, tugas dan fungsi sebagai pelayan publik, serta nilai-nilai dasar Kementerian Agama,” ujar Husna saat memberikan arahan.
Ia juga mengingatkan bahwa ASN Kemenag bukan hanya dituntut kompeten secara administrasi, tetapi juga harus mampu menjadi teladan dalam berperilaku dan berakhlak di tengah masyarakat. “Jangan merasa cukup hanya dengan lulus seleksi. Tugas pengabdian yang sesungguhnya justru dimulai dari sini,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kasubbag TU Nasripani yang mendampingi pelaksanaan Zoom menyampaikan bahwa kegiatan ini juga bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang sistem birokrasi dan memperkuat integritas ASN sejak dini.
“ASN baru tidak cukup hanya paham teori, tapi harus mampu menerapkan nilai keagamaan, prinsip pelayanan prima, serta sikap moderat dan bertanggung jawab dalam bekerja,” kata Nasripani.
Setelah kegiatan pembukaan, seluruh peserta akan mengikuti rangkaian pelatihan yang dilaksanakan secara terjadwal, baik melalui metode klasikal maupun pembelajaran jarak jauh (distance learning), dengan pendampingan narasumber profesional dan berkompeten dari berbagai bidang sesuai kurikulum pelatihan.
Rep/ft: Januar