Amuntai (MTsN 2 HSU) – Tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) dan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum (Wakakur) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Hulu Sungai Utara (HSU) Khairiyanti Su’da meminta guru agar siswa diberikan bimbingan.
Dikatakannya, Raport Digital Madrasah (RDM)/penilaian hasil belajar ujian madrasah tahun pelajaran 2024/2025 beberapa siswa terjaring tidak tuntas dan tidak memenuhi standar penilaian KKM dan KKTP beberapa mata pelajaran. “Guru harus memberikan bimbingan maksimal supaya siswa dapat menuntaskannya dan bisa menerima hasil belajar mereka,” pintanya saat mengevaluasi hasil belajar semester ganjil, Kamis (08/05/25) di mushalla Miftahul ‘Ulum
Lebih lanjut ditambahkannya, masing-masing siswa mempunyai kemampuan belajar yang berbeda-beda, tanggung jawab sebagai guru untuk memberikan pembelajaran dan membimbing mereka manakala hasil yang ditargetkan tidak memenuhi standar ketuntasan. “Dengan memberikan perhatian dan bimbingan maksimal supaya siswa dapat memenuhi standar nilai yang kita harapkan,” tambahnya.
Menurutnya, siswa perlu bimbingan terlebih mereka yang selalu aktif belajar dan mengikuti penilaian hanya saja daya serap terbatas. “Mereka harus diberikan bimbingan dan kesempatan untuk memperbaiki agar dapat menuntaskan hasil belajarnya dan tidak dirugikan,” tukasnya.
Menanggapi hal tersebut salah satu wali kelas Inderiati Rahmi menuturkan, siswa yang terjaring tidak tuntas dan tidak memenuhi KKTP pada mata pelajaran tertentu telah dikoordinasikan dengan guru Mapel bersangkutan. “Semoga siswa dapat menuntaskan hasil belajarnya dan memenuhi KKM setelah dibimbing maksimal oleh guru Mapel terkait,” harapnya.
Sementara beberapa orang guru MTsN 2 HSU menyatakan telah memberikan bimbingan dan kesempatan kepada siswa untuk menuntaskan Mapel yang belum tuntas. “Alhamdulillah dengan bimbingan maksimal sebagian dari mereka telah menuntaskannya dan sebagian lagi masih dalam proses,” pungkas mereka.
Rep/Ft : Salam