Tangerang (Kemenag HSU) – Ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Nasional Tahun 2025 kembali menjadi sorotan dunia pendidikan madrasah. Memasuki tahap kompetisi bidang Sains dan Riset, kegiatan ini digelar di Grand El Hajj Asrama Haji, Cipondoh Kota Tangerang, pada Selasa (11/11/25). Sehari sebelumnya, pembukaan resmi dilakukan oleh Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafi’i, di Balai Kota Tangerang.
Dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, dukungan penuh diberikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Hulu Sungai Utara (Kankemenag HSU) Hj. Nahdiyatul Husna yang hadir bersama Kasi Pendidikan Madrasah (Penmad) H. Farid Wijdan. Keduanya turut mengikuti rangkaian kegiatan OMI Nasional, termasuk mengunjungi Stan Expo Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) Provinsi Kalimantan Selatan.
Menurut Husna, OMI bukan sekadar ajang adu kemampuan akademik, tetapi juga sarana penguatan karakter dan inovasi peserta didik madrasah.
“Ajang OMI ini memperlihatkan bagaimana madrasah menjadi pusat pembelajaran yang adaptif dan kreatif. Kehadiran KKM Kalsel di expo membuktikan komitmen daerah dalam mendorong kemajuan pendidikan madrasah di Kalimantan Selatan,” ujar Husna.
Dalam kesempatan itu, Husna juga menyampaikan dukungan langsung kepada Muhammad Hafizh Irhami, siswa MTsN 2 HSU, yang menjadi perwakilan Kalimantan Selatan di bidang Matematika jenjang MTs.
“Kami bangga atas perjuangan ananda Hafizh yang mewakili HSU di tingkat nasional. Semangat dan kerja kerasnya menjadi inspirasi bagi peserta didik madrasah lainnya untuk terus berprestasi,” tutur Husna.
Sementara itu, Farid Wijdan menekankan bahwa keberhasilan peserta dari madrasah di tingkat nasional tidak terlepas dari pembinaan yang berkelanjutan.
“Kompetisi seperti OMI ini memperkuat budaya ilmiah dan menumbuhkan semangat riset di kalangan siswa madrasah. Ini bukti bahwa pendidikan Islam mampu berkontribusi nyata terhadap kemajuan ilmu pengetahuan,” kata Farid.
OMI Nasional 2025 akan berlangsung hingga 14 November 2025 dengan berbagai cabang lomba akademik dan riset. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan daya saing madrasah sekaligus memperkuat posisi madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, berintegritas, dan berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan.
Rep: Januar
Ft: Kontri

