Amuntai (MTsN 2 HSU) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Hulu Sungai Utara (HSU) Siti Lamsinah, S. Ag, M.Pd.I mengatakan paguyuban jembatan komunikasi dan kerjasama dengan orang tua siswa.
Dikatakannya, paguyuban suatu kelompok sosial atau organisasi yang anggota-anggotanya meliputi orang tua atau wali siswa yang di bentuk dengan tujuan untuk memajukan pendidikan dan menyumbangkan baik pikiran dan tenaganya dalam kemajuan pendidikan di lingkungan sekitar madrasah, termasuk di dalamnya adalah mengembangkan lingkungan belajar yang aman, nyaman dan menyenangkan.
“Paguyuban mempunyai peran penting sebagai jembatan komunikasi, kerjasama dengan orang tua siswa dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh,” ujarnya, Sabtu (20/09/25) di ruang belajar kelas VIII D Tabasan.
Wali kelas VIII D H. Khairil Anwar, S.Ag menuturkan, pentingnya paguyubanmerupakan kemitraan antara madrasah dan orang tua dalam mengawal tumbuh kembang anak, diskusi dua arah pun mengalir, di mana orang tua berbagi pandangan dan madrasah memberikan masukan profesional.
“Paguyuban jembatan komunikasi dan kerja sama, dari sini diharapkan setiap program madrasah dapat berjalan lebih efektif dan setiap potensi siswa dapat terasa secara maksimal,” tuturnya
Lebih lanjut ditambahkannya, paguyuban orang tua; wadah kolaborasi resmi sebagai jembatan komunikasi. “Orang tua dengan madrasah saling bekerjasama, berkolaborasi, mengevaluasi perkembangan belajar dan karakter siswa secara bersama-sama,” tambahnya.
Merespon hal tersebut para orang tua/ wali siswa menyatakan paguyuban sebagai jembatan komunikasi orang tua dengan madrasah tentu akan lebih memudahkan berkomunikasi dan berkoordinasi tentang perkembangan siswa. “Pembelajaran, karakter dan hal lainnya tentang keberadaan siswa/ anak-anak akan mudah terkontrol dan kita ketahui,” pungkas mereka. (Rep/Ft:Salam).

