MTsN 1 HSU Gelar Rapat Persiapan Pesantren Ramadhan, Siswa Kelas IX Diharapkan Fokus Belajar untuk Ujian

Amuntai (MTsN 1 HSU) –  Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar rapat koordinasi persiapan Pesantren Ramadhan di ruang guru, Jumat siang (6/2/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd., ini dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, serta seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) MTsN 1 HSU.

Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa kegiatan Pesantren Ramadhan akan diisi dengan materi fiqih tentang sholat dan puasa yang akan disampaikan oleh para penceramah dan alim ulama yang akan diundang secara khusus. Keputusan ini diambil untuk memberikan pemahaman keagamaan yang mendalam kepada siswa selama bulan suci Ramadhan.

“Kami menghadirkan ustadz dan alim ulama untuk menyampaikan materi fiqih agar siswa mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang ibadah di bulan Ramadhan. Ini adalah bagian dari upaya madrasah dalam membentuk karakter religius siswa,” ujar Mujiburrahman.

Selain itu, diputuskan pula bahwa selama bulan Ramadhan kegiatan rutin sholat dhuha dan tilawah tetap dijalankan, “Selama bulan Ramadhan, kegiatan sholat dhuha dan tilawah Al-Qur’an tetap dilaksanakan secara teratur. Sebagai upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan bulan berkah. Durasi waktu tilawah diperpanjang sehingga anak-anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan keagamaan dibandingkan pembelajaran lainnya, guna memperoleh lebih banyak berkah dan kebermanfaatan.” Jelas Kamad lagi.

Khusus untuk siswa kelas IX, madrasah memberikan kebijakan tersendiri. Mengingat Tes Kemampuan Akademik(TKA) dan Ujian Madrasah (UM) akan digelar segera setelah Idul Fitri, siswa kelas IX diharapkan dapat lebih fokus pada persiapan menghadapi ujian tersebut.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Hernayati, S.Pd., menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil demi kepentingan akademis siswa kelas IX. “Kami memahami pentingnya kegiatan Pesantren Ramadhan, namun kami juga harus mempertimbangkan persiapan ujian siswa kelas IX. Oleh karena itu, mereka kami beri kesempatan untuk mereka dapat mengikuti pesantren ramadhan namun  lebih fokus belajar agar dapat menghadapi TKA dan Ujian Madrasah dengan optimal,” paparnya.

Diharapkan melalui kegiatan Pesantren Ramadhan ini, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan keagamaan yang lebih baik, tetapi juga dapat mengamalkan nilai-nilai Ramadhan dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, siswa kelas IX diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan matang untuk meraih prestasi terbaik dalam ujian yang akan dihadapi.

Rapat koordinasi ini ditutup dengan komitmen seluruh PTK untuk menyukseskan program Pesantren Ramadhan sekaligus mendukung siswa kelas IX dalam persiapan menghadapi ujian. (Rep/Ft: Masitah)