Rantau Karau Raya (MA Bustanul Ulum) – Seluruh tenaga pendidik dan kependidikan (PTK) Madrasah Aliyah (MA) Bustanul Ulum mengikuti kegiatan desiminasi yang disampaikan langsung oleh pengawas madrasah, H. Rahmad. Senin (02/02/26). Acara berlangsung di kantor dewan guru dan menjadi wadah penting untuk memperkuat komitmen profesionalisme PTK dalam menjalankan tugas pendidikan.
Dalam paparannya, H. Rahmad menekankan pentingnya kedisiplinan dan kehadiran sebagai fondasi utama profesionalisme guru. “Kedisiplinan dan kehadiran adalah indikator nyata dari komitmen seorang pendidik. Tanpa keduanya, sulit bagi madrasah untuk mencapai mutu pendidikan yang diharapkan,” ujarnya.
Selain itu, H. Rahmad juga menyampaikan materi terkait instrumen supervisi akademik dengan pendekatan pembelajaran mendalam, serta pengenalan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang menjadi inovasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. “Instrumen supervisi akademik dengan pendekatan pembelajaran mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) adalah upaya untuk menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna. Ditambah dengan instrumen pra penilaian kinerja kepala madrasah (PKKM) tahun 2026, semua ini bertujuan memastikan tata kelola pendidikan berjalan sesuai standar,” jelasnya.
Kepala MA Bustanul Ulum, Hj. Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, paparan dari pengawas madrasah sangat penting untuk disimak oleh seluruh PTK. “Kegiatan supervisi dan PKKM merupakan agenda rutin yang dilakukan di madrasah guna menjamin mutu pendidikan. Dengan adanya desiminasi ini, guru dan tenaga kependidikan semakin memahami peran dan tanggung jawabnya,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat budaya profesionalisme di lingkungan MA Bustanul Ulum (Rep/Ft: Adit)

