Amuntai (MTsN 1 HSU) – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar kegiatan ziarah ke makam para almarhum kepala madrasah dan komite madrasah, Jumat pagi (13/2/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh siswa dan dewan guru bersama wali kelas ini dilaksanakan di empat titik lokasi pemakaman sebagai bentuk penghormatan dan doa menjelang bulan suci Ramadhan.
Kepala Madrasah MTsN 1 HSU, Mujiburrahman, S.Ag., M.Pd mengatakan, kegiatan ziarah ini merupakan tradisi tahunan madrasah untuk mengenang jasa-jasa para pendahulu yang telah berdedikasi membangun MTsN 1 HSU. “Kegiatan ini kami lakukan sebagai wujud penghormatan kepada para almarhum yang telah berjasa dalam memajukan madrasah kita. Sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual kepada siswa tentang pentingnya mendoakan orang yang telah meninggal, terutama menjelang bulan Ramadhan,” ujarnya.
Kegiatan ziarah dibagi menjadi empat kelompok sesuai tingkatan kelas. Ziarah ke makam H. Mursyidi dipimpin oleh Sumiannor, S.Sos bersama siswa kelas IX. Kemudian ziarah ke makam H. Abd Hadi dipimpin oleh H. Abd Aziz bersama siswa kelas IX. Sementara itu, ziarah ke makam Syamrani dipimpin oleh Ahmad Makky, S.Pd.I bersama siswa kelas VIII, dan ziarah ke makam Khairul Anshari dipimpin oleh Mujiburrahman bersama siswa kelas VII.
Sumiannor, S.Sos, salah satu guru yang memimpin ziarah di makam H. Mursyidi yang merupakan almarhum kepala MTsN 1 HSU, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermakna bagi para siswa. “Pak H. Mursyidi adalah sosok kepala madrasah yang sangat berjasa. Melalui ziarah ini, kami ingin siswa-siswi mengenal sejarah madrasah mereka dan menghargai perjuangan para pendahulu. Semoga doa-doa kita diterima Allah SWT dan menjadi pahala yang mengalir untuk para almarhum,” tuturnya.
Salah satu siswi kelas IX E, Fatimah, mengaku mendapat banyak pelajaran berharga dari kegiatan ziarah ini. “Saya merasa tersentuh dan bersyukur bisa belajar di MTsN 1 HSU yang dibangun dengan pengorbanan para almarhum. Kegiatan ini mengajarkan saya untuk selalu mendoakan orang tua dan guru-guru yang telah berjasa. Saya juga jadi lebih semangat belajar untuk membanggakan almarhum,” ungkapnya.
Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) dengan siswa, serta menanamkan nilai-nilai religius dan penghargaan terhadap jasa para pendahulu. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum persiapan spiritual menyambut bulan Ramadhan 1447 H yang tinggal beberapa hari lagi.
Seluruh rangkaian ziarah berjalan dengan khidmat dan penuh kesan. Para siswa terlihat antusias mengikuti bimbingan guru-guru mereka dalam berdoa dan membaca ayat suci Al-Quran di setiap makam yang diziarahi. (Rep/Ft: Masitah)

